blog

Footballer’s Enemy = Injury (Bagian 2)

21 May 2015 - www.thefootballicious.com




Pada artikel sebelumnya yang berjudul: FOOTBALLER’S ENEMY = INJURY (BAGIAN 1) sebelumnya telah dibahas secara singkat mengenai penyebab cedera. 87% cedera pada pemain sepak bola terjadi di bagian kaki (lower limb) dimana 38% saja yang terjadi karena benturan. Mari kita ikuti pembahasan di bawah ini:

Lower Limb Injury
Beberapa tahun yang lalu sempat heboh ketika Wayne Rooney tiba-tiba mengalami cedera di bagian kakinya beberapa saat sebelum Piala Dunia 2006 dimulai. Yang kasusnya sama seperti Rooney adalah Van Der Saar, Gael Clichy, Gareth Bale, dan bahkan Lionel Messi pun pernah mengalaminya.

Lower Limb itu terdiri atau dimulai dari bagian pangkal paha sampai dengan ujung kaki. Ada masalah kunci paha (groin), hamstring, ITB band (bagian samping dari paha luar), Lutut dengan komponen-komponen komplexnya, Otot betis, Tulang kering, ankle, telapak kaki. Disimpulkan dengan cedera pada otot, ligament, tulang atau tulang rawan. Semuanya ini berangkaian dan menunjang satu dengan lainnya. Misalnya seorang mengalami masalah “groin” maka yang sering dilakukan adalah perawatan otot bagian itu padahal sering masalah yang terjadi di groin ini disebabkan oleh adanya pengaruh dari bagian lain tubuh. Ini sesuatu yang akan kita bahas nanti.

Mari mulai dari telapak kaki. Kaki kita terdiri dari banyak sekali persendian dan tulang-tulang yang kecil. Hampir pasti semua bentuk cedera yang berhubungan dengan olahraga atau sepakbola disini akan berada seputar tulang, persendian dan ligament. Jarang sekali otot mengalami cedera disini (memar pastinya iya). Seorang pemain bola sering mengalami cedera pada tempurung kakinya atau bagian atas di tengah. Bisa terasa di atas atau di bawah di telapak kaki. Alasan yang sering diberikan di sini selain trauma secara langsung:

- Sepatu yang salah
- Cara berjalan yang kurang benar
- Masalah ankle

Bagian yang paling sering terkena cedera dan bersifat kronis di telapak kaki ialah tulang metatarsal kaki nomor 2, 3, dan 4. Karena ini merupakan bagian tulang maka kesembuhannya juga akan sedikit lebih lama yaitu 4-6 minggu bahkan bisa lebih. Kunci dalam menangani masalah ini terletak di bagian awal dari penangannya yaitu dengan menghindari tumpuan yang berat di kaki. Artinya dalam 2-5 hari pertama yang cedera diharuskkan untuk menggunakan kruk (penyangga) agar bagian kakinya bisa beristirahat dan tidak digunakan untuk hal yang sederhana seperti berjalan. Setelah 2-5 hari maka latihan ringan pun mulai boleh dilakukan dengan intensitas yang rendah tanpa adanya rasa sakit di telapak kaki.

How about ankle? Ankle secara umum terdiri beberapa persendian yang sangat penting karena itulah masalah ankle lebih ke arah stabilitas bukan masalah otot. Untuk mencegah cedera di sini latihan yang harus diberikan di sini harus berupa latihan stabilitas yang dalam bahasa lapangan disebut dengan propriocepsis. Artinya ankle tersebut akan semakin terlatih untuk menopang posisi tubuh untuk periode waktu yang cukup lama tanpa merasa capek atau kehilangan keseimbangan. Ingin mengetahui cara membangun pola latihan untuk kedua masalah ini tunggu di artikel berikutnya FOOTBALLER’S ENEMY = INJURY (BAGIAN 3)!


klik untuk memperbesar gambar


Penulis : Matias Ibo (@MatiasIbo)

Editor : Aji Wibowo (@Adjiok)

Matias Ibo adalah Sport Physio, Sport Exercise + Nutrition, Lower Limb Specialist and Sport Consultant

Baca 5 series artikel ini :
- FOOTBALLER’S ENEMY = INJURY (BAGIAN 1)
- FOOTBALLER’S ENEMY = INJURY (BAGIAN 2)
- FOOTBALLER’S ENEMY = INJURY (BAGIAN 3)
- FOOTBALLER’S ENEMY = INJURY (BAGIAN 4)

Search


Top Posts

Twitter

Twitter Footballicious Facebook Footballicious Youtube Footballicious Linkedin Footballicious